Friday, February 27, 2015

Pengalaman Memelihara Ikan Koi Dan Tips Merawat nya

Pengalaman Memelihara Ikan Koi Dan Tips Merawat nya





















Merawat koi memang susah susah gampang, terbukti, tahun kemarin dirumah lagi buat kolam ikan, ya enggak besar-besar amat lah kolamnya. Lalu terbesit di pikiran gua untuk memelihara ikan koi, karena tubuh dan warna ikan koi yang sangat cantik gua pun tertarik untuk memelihara nya, walaupun memang harganya yang lumayan mahal bagi ku, bayangkan 1 ekor koi yang small aja 25 ribu, yang medium 75rbuan, yang large ratusan, apalagi yang extra large bayangin, cuma seekor men, 

Gak lama berpikir akhrinya terbeli juga si koi , dari yang small, medium hingga large, tapi yang large cuma sedikit haha, akhirnya nyemplung juga si koi ini di kolam barunya yang udah di endapkan semalaman, kata si koko, kalau kolam baru jangan dimasukkan ikan dulu, biarin agar air di kolam netral dulu, Agar untuk menjaga kualitas air, si koko menyarankan untuk pakai anti klorin

Hari pertama si koi mulai beradaptasi dengan tempat barunya, ada yang lagi pdkt, ada yang cinlok, ( sok tau banget ) ahaha, ya mulailah di 2 minggu pertama air mulai keruh , saatnya membersihkan air kolam, beberapa menit kemudian, kolam pun bersih, 

Pada suatu ketika , saat udah  beberapa bulan , dan air kolam sangat keruh, sampai ada lumut dinding nya, gua pun ngambil baskom dan brush untuk membersihkan dinding kolam, pembersihan pun dimulai, aku ambil baskom untuk memindahkan ikan karena takut ikan tegoncang goncang di kolam kalau nanti ku brush kolamnya pikirku, gua bersihkan lantai kolam dan dinding nya sampai bersih, setelah selesai, ku isi kolam dengan air hingga ma penuh lalu ku masukkan si koi ini ke kolam, baru ku ambil anti klorin, ehh alangkah begonya, anti klorin HABIS!! yaudalah tak apa apalah pikirku, selesai juga bersihin tu kolam, dan si koi beradaptasi dengan air yang baru, 

Keesokan harinya gua pergi ke kolam dengan rencana ingin lihat si koi ini berenang, bukan berenang lagi bahkan sudah mengambang dan mengapung, alias MATI,ohh noo,parahnya lagi ada yang sekarat, masih bisa berenang tapi seperti orang mabuk, dan bodohnya aku ada ikan yang lagi sekarat ku ambil ku pegang badannya, ku tutup matanya ku bacakan ayat alquran di sela sela sakartul mautnya, ya allah hahaha karena begitu sayang nya sama ni ikan, Allah kan juga mengatakan bahwa kita juga harus menyayangi hewan, yea -__-

Dari 25 ekor dan sekarang tinggal tersisa 7 ekor, Alhamdulillah masih ada yang hidup, dan harus menjaganya dengan ekstra, tidak boleh terulang lagi kejadian dulu, dan kata bpak biarin aja kalau mau bersihin ikan nya di dalam kolam, gaperlu dikeluarin, dan gua turuti apa yang bpak bilang, semenjak itu gua tidak pernah keluarin ikan lg saat bersihin, dan anti klorin harus wajib ada,dan sekarang gua udah belajar bagaimana cara merawat dengan baik dan sampai sekarang si koi masih hidup. Alhamdulillah

Nah kalau ada yang niat mau memelihara ikan koi, jangan seperti gua ya hahaha, harus di jaga dengan perawatan ekstra, ni aku kasi tips nya untuk memelihara koi :

  1. Rutin membersihkan kolam atau aquarium, karena koi suka tempat yang bersih, dan kita juga enak memandangnya
  2. Beri anti klorin pada kolam secukupnya, 
  3. Beri makan secukupnya, jangan berlebihan, makanan/pelet yang berlebihan juga dapat menyebabkan air cepat keruh
  4. Ikan jangan terlalu padat, sesuaikan dengan ukuran kolam
  5. Jangan membuat ikan koi stress

Nah, itulah pengalaman dan  tips singkat ala bang kumis untuk merawat koi, semoga bermanfaat

Membuat dan Mengkreasikan Aquarium Sebagai Salah Satu Dekorasi Ruangan


Tips, bahan, cara, danlangkah – langkah dalam membuat dan mengkreasikan freshwater aquarium sebagai salah satu fitur air dan dekorasi ruangan.

Kita tentu telah mengetahui bahwa keberadaan fitur air, baik di dalam maupun di luar ruangan, baik untuk menciptakan nuansa tenang dan harmoni. Salah satu cara menghadirkan fitur air didalam ruangan adalah dengan menempatkan aquarium ke dalam ruangan dan memasukkannya sebagai salah satu elemen dekoratif. Pembuatan aquarium cukup mudah, karena semua bahannya telah tersedia di toko yang khusus menjual aquarium dan ikan hias. Kemudian, kita tinggal menyusun dan mengkreasikannya, maka jadilah aquarium yang kita inginkan.

Aquarium yang coba kita buat kali ini adalah freshwater aquarium (aquarium air tawar) yang relatif lebih mudah dalam perawatannya. Untuk itu, siapkan beberapa bahan dan peralatan di bawah ini.

Batu kerikil atau koralAir yang telah disulingTermometerTumbuhan airIkan hiasWadah aquarium dari kaca

Langkah – langkahnya

1. Pertama, siapkan dan bersihkan wadah kaca. Saat membersihkan, gunakan cairan pembersih yang tidak mengandung sabun maupun deterjen. Sebab, sisa sabun dan deterjen bisa menempel di permukaan wadah dan akan meracuni ikan.

2. Tempatkan wadah di posisi yang tepat pada ruangan. Hindarkan dari paparan sinar matahari langsung serta sumber aliran listrik. Hal ini demi menghindari kemungkinan aquarium retak dan airnya tumpah, yang bisa mengenai sumber listrik.

3. Pasang sistem filtrasi sesuai instruksi

4. Tambahkan batuan kerikil atau koral. Anda bisa memilih kerikil warna – warni, atau kerikil dengan warna yang lebih natural untuk membuat pemandangan aquarium nampak lebih alami. Tempatkan kerikil dan koral secara merata di permukaan aquarium.

5. Tempatkan tanaman air dalam wadah. Anda bisa memilih tanaman imitasi berbahan plastik atau tanaman asli, namun disarankan untuk memilih tanaman asli yang bisa turut menjaga kualitas air dan kesehatan ikan.

6. Jika semua ornamen telah dimasukkan, isi aquarium dengan air yang telah disuling secara perlahan hingga hampir penuh. Namun, kadang air masih mengandung bahan kimia yang bisa mengganggu kesehatan ikan. Untuk itu, tambahkan conditioners untuk menetralkan bahan kimia pada air dan untuk membuat komposisi mineral dalam air menjadi setara dengan air tawar biasa.

7. Tambahkan heater dan termometer. Heater berfungsi untuk menjaga suhu air agar tetap hangat dan layak untuk habitat ikan, sementara termometer digunakan untuk mengontrol suhu air, sehingga tidak terlalu tinggi maupun terlalu rendah.

8. Saat kandungan bahan kimia dalam air sudah berada pada level yang aman, dan suhunya juga sudah stabil, masukan ikan air tawar secara perlahan. Pastikan tidak terlalu banyak menempatkan ikan dalam satu aquarium untuk menjaga agar masing – masing ikan mempunyai area yang luas untuk berenang.

Desain Interior Ruang Tamu dengan Aquarium Modern

Pencahayaan untuk aquarium, perlukah?

Setelah freshwater aquarium berhasil dibuat, tentu Anda menginginkan agar tampilan aquarium tidak ‘biasa – biasa saja’. Untuk membuatnya nampak lebih hidup, Anda bisa menambahkan lighting khusus yang bisa memberikan efek dramatis pada aquarium. Namun, dalam memilih dan menempatkan lighting ini, tentu ada pertimbangan tersendiri. Misal jika aquarium Anda tergolong fish-only tanpa adanya tanaman air, intensitas dan jumlah pencahayaan yang dibutuhkan tentu lebih kecil dibandingkan dengan aquarium yang berisi ikan dan tumbuhan air di dalamnya.

Di samping itu, ukuran aquarium juga menentukan jenis lighting yang tepat. Untuk aquarium yang cenderung lebih dalam, penempatan lighting dilakukan agak ke bawah, sementara untuk aquarium yang cenderung dangkal dan lebar, lighting perlu ditempatkan agak ke atas. Atau, jika Anda menginginkan lighting yang mudah diatur dan dikreasikan, sebaiknya tempatkan lighting di luar dan pasang kanopi atau aquarium hood untuk menempatkan lighting. Dengan demikian, Anda bisa menambahkan satu atau dua jenis lighting untuk lebih menekankan efek dramatis pada aquarium.

Jenis lighting yang tepat

Untuk aquarium fish-only dengan ukuran yang lebar dan dangkal, sebaiknya pilih jenis lampu pijar T12 dan T8. Kedua jenis lampu ini cukup umum digunakan pada aquarium dan tergolong lebih murah. Untuk aquarium dengan keberadaan ikan hias plus tumbuhan hidup, serta memiliki ukuran yang lebih dalam, gunakan jenis intense-lighting fluorescent bulbs atau yang biasa disebut High Output (HO) atau Very High Output (VHO).

Di samping menambahkan lighting, Anda mungkin perlu menambahkan timer agar nyala lighting bisa dikontrol. Sebaiknya, atur timer dengan periode 12 jam per hari, dengan demikian, 12 jam berikutnya lampu aquarium otomatis akan mati. Hal ini juga baik untuk menjaga kesehatan ikan, karena paparan sinar yang terlalu berlebihan sepanjang hari bisa membuat ikan mudah stress hingga mati.

Ornamen- ornamen lain untuk aquarium

Jika masih ada space yang cukup, Anda bisa menambahkan ornamen – ornamen lain demi mempercantik tampilan aquarium. Misalnya dengan menambahkan goa – goa buatan, batuan besar, batang kayu, coral reefs, dan dekorasi lain yang bisa didapatkan di toko yang menjual aquarium dan ikan hias.

Selamat mencoba 

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

Sumber : http://architectaria.com/membuat-dan-mengkreasikan-aquarium-sebagai-salah-satu-dekorasi-ruangan.html

Tentang Ikan Louhan - Membedakan Jenis Louhan

Tentang Ikan Louhan - Membedakan Jenis Louhan

     Informasi ini diambil dari docstoc.com, berisi informasi tentang cara membedakan Ikan Louhan. Pengambilannya pun diambil dari beberapa sumber dan diringkas kedalam bentuk file Pdf.
Sebelumnya mohon maaf jika ada pengambilan file/gambar tanpa se-izin pemilik. Karena waktu pengambilan file ini dan penerbitannya berbeda waktu jd saya sendiri lupa siapa sumbernya. Hhe...
Tapi jika ada yang merasa ini artikelnya silahkan comment di bawah, saya dengan senang hati akan menyertakan sumbernya. Terima kasih...

     Secara jujur Louhan memang banyak dibenci oleh penggemar sejati cichlid, mereka merasa bahwa ini adalah pengrusakan terhadap genetika suatu mahkluk hidup. Tapi bagaimana juga kita sebagai manusia selalu ingin mengetahui/meneliti dan mengembangkan hal-hal yang baru.

     Menurut seseorang yang berpendapat, apapun jenis cichlid yang di cross-breed/kawin silang dapat dinamakan Louhan (karena nama inilah yang mempopulerkan ikan hasil silangan tersebut), walau sebagian pendapat mengatakan chinghwa/kamfa bukan ikan Louhan. Mungkin terjadi salah kaprah tentang istilah. Tapi apapun istilahnya semua adalah sama, pada intinya memberi nama panggilan pada ikan hasil persilangan.

Louhan-louhan yang ada dipasaran pada umumnya :

1. Cencu/Zenzhu/Mutiara/Pearl Louhan
Jenis :
Jenis ini dibagi jadi dua tipe lagi, Klasik dan Modern.

- Klasik  , cirinya mutiara tidak terlalu dominan, keunggulan pada warna
merah yang dominan dan cerah, sebagian besar mempunyai bodi yang
eklipse, agak membulat, kepala umumnya bone head (jenong struktur
tulang) ini berarti jenong tidak terlalu besar, tapi ini kembali dari
moyangnya. Karena seperti anda ketahui lohan dikembangkan oleh
ratusan breeder dengan rahasia masing-masing. Kelebihan tipe klasik
adalah ukuran yang lebih besar dibanding tipe modern. Sirip tidak
mudah layu. Saya disini tidak menulis nama-nama jenis ini karena sangat
banyak dan membingungkan bahkan menurut saya  “keterlaluan” 



- Modern, cirinya mutiara sangat dominan, sampai ke pipi, bahkan ke
jenong (kualitas tinggi). Badan umumnya persegi, jenong sudah muncul

ketika ukuran 10cm++. Tipe jenong biasanya adalah Water Head, disebut
water head karena banyak unsur air pada jenongnya. Sangat mudah
mengempis bila kondisi tidak sesuai. Mutiara pada jenis modern sudah
tampak pada ikan ukuran 3cm. Jadi sangat mudah menentukan jenis
klasik atau modern apabila anda ingin membeli anakan louhan. 


Sirip :
Umumnya sirip Cencu adalah lunak, keindahan sirip ini akan semakin tampak
bila semaking panjang dan agak lebar. Semakin tua seekor cencu maka siripnya
akan sedikit kuncup, seperti betta fish (cupang).

Head Marking :
Karena moyang utama dari louhan cencu adalah amp. trimaculatus, maka
dipastikan harus memiliki marking pada bagian kepala. Hati-hati dengan
penjual louhan yang belum diketahui reliabilitasnya, apalagi anda membeli
louhan pada ukuran 3 cm, jangan-jangan anda malah membeli red devil (karena
pada ukuran 3cm, ada beberapa jenis cichlid yang mempunyai model yang
mirip, yakni  marking badan dan struktur tubuh).

Body Marking :
Grade A,B,C,  sistem grade berdasarkan garis marking dari bodi, grade A
marking sampai pipi, B, marking setengah badan, C, marking hanya 1 atau 2 di
bagian badan. Hati-hati memilih anakan louhan berdasarkan marking, bisa saja
marking itu hilang pada saat louhan dewasa, namun ada patokan pasti untuk
memilih anakan louhan dengan marking yang pasti. Pilihlah anakan dengan
marking yang dikelilingi oleh mutiara berwarna mengkilap silver. Marking ini
tidak akah hilang walau ikan sudah dewasa.

Male/Female :
Menentukan kelamin dari jenis ini gampang-gampang susah. Cara mudahnya,
lihat sirip bagian atas, apabila ada spot hitam pada siripnya maka itu adalah
betina (moyang amp. trimaculatus), tapi hal ini tidak berlaku untuk cencu jenis
double grade (marking ganda) dan pada chinghwa, karena hasil cross breed
yang berbeda.
Cara lainnya adalah melihat kelamin (venting), tapi karena venting ini
mengandung resiko tinggi, anda cukup memperhatikan tidak perlu mengambil
ikan dari akuarium. Kelamin pada ikan jantan biasanya menonjol lancip,
kemudian pada pangkal kelamin menyempit. Sedangkan pada betina
kebalikannya, kelamin agak lebar dan tonjolan tidak terlalu kelihatan.
Cara lainnya, ingat cara ini hanya berlaku pada jenis louhan cencu. Cara ini bisa
diterapkan untuk memilih anakan pada ukuran 3cm sekalipun, tapi anda harus
benar-benar jeli. Amati bagian mulut bawah sampai bagian perut dengan insang,
cencu jantan biasanya mempunyai lekukan menonjol dibagian perbatasan perut
dengan mulut bagian bawah, kalau saya menyebutnya ‘jakun’. Kalau ditarik
garis, maka bisa disebut seperti ini, lurus-menekuk-lurus. Pada betina cencu
biasanya tanpa lekukan ini.

Moyang :
Beberapa  jenis cichlid ini adalah moyang dari cencu. 


2. Kim Hwa/Cing Hwa/Jin Hua/Kamfa/Golden Flower
Jenis ini sedang tren walau mungkin akan digeser oleh jenis-jenis baru seperti
Storm, Rainbow King, dan Super Red Synspillum (SRS). Soal nama paling enak
kalau kita lafalin kamfa, Sebenarnya Kamfa hasil pengembangan dari Louhan
pertama kali yaitu Hua Lou Han, jadi sebelum ada Louhan yang sekarang, 10
tahun yang lalu sudah dikembangkan generasi awal dari Kamfa.
Istilah nama :
Kim=Cing=Jin=Emas/Golden
Hwa=Hua=Fa=Bunga/Flower
Ciri-ciri dapat diuraikan sebagai berikut :
Sirip :
Menentukan kamfa atau bukan adalah sirip, harus kaku dan lebar, sejak kecil
kamfa sudah menunjukkan siripnya yang kaku, lebar dan selalu berdiri kalau
sedang beraktifitas. Untuk menentukan lebar tidaknya, ambil patokan sirip atas
dekat kepala, kamfa mempunyai perbedaan lebih lebar +- 2mm dibanding lohan
cencu pada ukuran bodi 3cm.
Pada bagian ekor, ekor kamfa mengembang berbentuk kipas dan sirip bawah
lebar merapat ke ekor, semakin besar akan semakin rapat, ini yang dinamakan
wrap tail (sirip menutup).



Head Marking :
Head Marking pada kamfa tidak boleh besar, bahkan seharusnya tidak tampak
sama sekali, walau ada berarti sudah dikawinsilang dengan jenis cencu.

Body Marking :
Untuk sistem grade, kamfa sama dengan cencu ada grade A,B,C, tapi umumnya
penilaian (saat kontes) marking hanya 10%, beda dengan penilaian cencu yang
bisa mencapai 15-20%. Marking kamfa biasanya hitam solid dan tidak harus
marking bergaris-garis/bertingkat.

  
Male/Female :
Menentukan jenis kelamin kamfa kecil sangat sulit, pada umumnya harus
mengunakan cara venting, atau pengamatan kelamin. Cara lain , tunggu sampai
berukuran 10-15cm, apakah menetaskan telur atau tidak, ingat louhan dapat
menetaskan telur tanpa adanya penjantan, tapi yang pasti tidak akan jadi
burayak.
Pada Kamfa warna hitam pada sirip atas bukan jaminan pasti untuk
menentukan jantan atau betina. Namun umumnya betina tidak jenong dan
bentuk muka terlihat lebih lancip.

Moyang :
Perkiraan moyang dari kamfa sebagai berikut : 



3. Golden Red/Taitong/Jin Kang/Cing Kang
Ada juga yang menyebutnya golden trimaculatus. Ciri khas dari golden red
adalah warna kombinasi kuning/orange dan merah. Untuk mendapatkan warna
tersebut, jenis ini akan bermutasi terlebih dahulu. Mutasi yang dimaksud adalah
transformasi sisik dari warna biasa (seperti louhan umumnya) ke warna hitam
arang, kemudian menjadi warna kombinasi kuning dan merah.
Ciri-ciri fisik dari golden red adalah sama dengan cencu, bahkan sebelum mutasi
baik bentuk maupun marking sama persis dengan cencu pada umumnya.


Moyang :
Untuk mendapatkan golden red dengan mutiara full, kemungkinan breeder
menggunakan cencu modern (full pearl) dengan golden red, jadi tidak
menggunakan pure cichlid. 


4. Red Texas/Super Red Texas
Jenis ini asli buatan thailand seperti halnya golden red. Dari segi penampilan
dan nama dapat ditebak kalau moyang SRT adalah Texas Chiclid.
Sebutan dari texas ada Blue/Green Texas, tapi ada 2 jenis pure chiclid yang
dapat disebut texas : 


Kemungkinan besar hasil silangan salah satu dari kedua texas diatas dengan Red
Citrinellum dan Golden Red akan menghasilkan Super Red Texas


5. Rainbow King
Jenis ini sangat memukau dan indah, bodi kotak, marking horizontal, warna
merah kuning , ada beberapa ikan yang memiliki warna kebiruan. Hati-hati
memilih rainbow king, marking horizontal sudah muncul ketika masih anakan 3
cm, dan  bodi tampak kebiruan. Pertama kali dibuat di singapore dan sempat
menjadi grand champion, setelah itu RBK (singkatan RainbowKing) meledak
dipasaran.
Di antara para penjual banyak yang menjual Rainbow Kamfa tapi disebut
Rainbow King, jangan mudah percaya, anda harus melakukan sedikit research
untuk membedakan rainbow king. Anakan seperti synspillum, bentuk kepada
dari samping berbentuk bundar (rounded) tidak lancip.
Apakah Rainbow King bisa disebut kamfa? bisa ya bisa tidak, tapi bagi saya ini
tetap louhan. Name does not matter!

Lebih mudah mengamati dengan gambar-gambar berikut : 




6. Super Red Synspillum (SRS)
Asli buatan thailand, bodi cenderung merah bata (kecoklatan)sedikit orange
seluruh badan.  Boleh dibilang SRS ini adalah Kamfa-nya thailand. SRS ini
sangat specific karena sudah jelas patokan standardnya.
Mata harus putih/kuning, Warna jelas merah bata, Sirip lebar kaku, Jenong jenis
water head, Head Marking sama sekali tidak ada, bodi marking biasanya tipis. 


7. Storm
Yang satu ini memang fenomena baru, sangat lain dari louhan yang ada. Belum
banyak terungkap rahasia dibaliknya. Asli buatan thailand, saat ini belum begitu
populer di indonesia, tunggu saja waktunya.



Begitulah kira-kira beberapa jenis louhan yang ada di pasaran. Untuk asal muasal
moyang merupakan hasil pengamatan bodi,kepala, sirip,warna,mata dari beberapa
american cichlid. Soal kepastian moyang yang digunakan tidak perlu diperdebatkan,
karena setiap breeder punya trik-trik sendiri yang menjadi rahasianya sendiri. 

Sumber : http://mexprex7.blogspot.com/2011/09/tentang-ikan-louhan-membedakan-jenis.html?m=1